Langsung Approve, Begini Cara Daftar Bantuan UMKM

cara daftar bantuan umkm

Cara Daftar Bantuan UMKM – Persebaran pandemi di Indonesia telah melewati tahun pertamanya. Dalam kurun ini, Indonesia masyarakat harus beradaptasi dalam berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, pariwisata, hingga sosial dan ekonomi.

Banyaknya perubahan yang terjadi secara drastis dan tiba-tiba, mengakibatkan masyarakat dan pemerintah harus sama-sama memutar otak menyiapkan jalan keluar darurat, agar dapat mempertahankan ekistensi di tengah pandemi.

Salah satu upaya pemerintah untuk mempertahankan geliat Negara adalah dengan mengucurkan daftar bantuan UMKM. Tujuan penggerakan perekonomian dari aspek terkecil adalah agar ia mampu memberikan efek gradasi pada pertumbuhan ekonomi Negara skala menengah dan makro.

Cara Daftar Bantuan UMKM

cara-daftar-bantuan-umkm

Pemerintah menelurkan strategi ekonomi pandemi melalui pencairan BLT atau Bantuan Langsung Tunai kepada tiap pelaku ekonomi mikro dan menengah.

Bantuan ini berada dalam wewenang Kementerian Koperasi dan UMKM melalui instansi kabupaten. Berikut adalah beberapa hal penting yang harus Anda pahami, sebelum mengajukan daftar bantuan UMKM atau BPUM.

Latar Belakang Penyusunan Program BPUM

Pemerintah menyadari bahwa unit usaha mikro, kecil, dan menengah merupakan salah satu sektor yang paling parah terkena dampak pandemi. Hal ini bisa kita buktikan dengan banyaknya UMKM gulung tikar, sebab tidak dapat memenuhi kekurangan modal dan pembiayaan operasional.

Daftar bantuan UMKM ini kemudian secara khusus dibentuk oleh Kementrian Koperasi, dalam rangka pemulihan kondisi ekonomi nasional. Target utama dari bantuan adalah para pelaku usaha yang terkena dampak buruk Covid-19.

Faktanya, daftar bantuan UMKM ini telah mulai sejak tahun lalu dan cukup berhasil. Karenanya pada 2021 ini, pemerintah kembali mencanangkan bantuan yang sama, dengan sasaran 12 juta pemilik usaha.

Dengan adanya bantuan langsung senilai 1,2 juta rupiah, harapannya roda perekonomian sedikit-demi sedikit dapat terdongkrak.

Baca juga: 7 Rekomendasi Aplikasi Akuntansi Gratis

Persyaratan UMKM yang Berhak Menerima Bantuan

Kendati menargetkan jutaan penerima bantuan, pemerintah tetap memberikan batasan terhadap para pelaku usaha yang mendapat bantuan. Beberapa persyaratan yang harus terpenuhi untuk daftar bantuan UMKM adalah sbb:

  • Merupakan pengusaha dangan status Warga Negara Indonesia.
  • Memiliki kartu tanda kependudukan.
  • Memiliki badan usaha mikro yang terdaftar, dan telah mengisi surat usulan penerimaan bantuan lengkap dengan seluruh lampiran.
  • Tidak berprofesi sebagai Angkatan Negara, Aparatur Sipil dan pegawai BUMN/BUMD.
  • Tidak sedang menerima bantuan berupa Kredit Usaha Rakyat dari instansi manapun.

Seluruh persyaratan di atas harus dibuktikan oleh pendaftar dengan membawa berkas yang legal sesuai ketentuan.

Berkas Pengajuan Bantuan UMKM

Berkas pengajuan tidak boleh diwakili oleh orang lain. Sebab berkaitan dengan identitas dan keabsahan pencairan bantuan. Adapun berkas yang harus terpenuhi dalam proses daftar bantuan UMKM adalah sebagai berikut:

  • Nama lengkap yang sesuai dengan KTP.
  • Alamat domisili yang sesuai dengan KTP.
  • Nomor Kartu Keluarga.
  • Bidang usaha yang dijalankan.
  • Nomor telfon aktif yang bisa dihubungi.
  • Nomor Induk Kependudukan.

Badan Penerima Usulan Bantuan UMKM

Pemerintah mendelegasikan beberapa instansi di kabupaten dan kota sebagai tempat pengajuan daftar bantuan UMKM, antara lain:

  • Intansi atau dinas yang di dalamnya membidangi UMKM dan koperasi.
  • Badan koperasi yang telah mendapatkan status legal atau sah di hadapan hukum.
  • Kementerian, lembaga, perusahaan pembiayaan, perbankan dan institusi lainnya yang telah mendapatkan pengesahan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Faktanya, di Indonesia terdapat dua cara untuk melakukan pengajuan usulan, yaitu dengan media online dan penyerahan berkas secara offline. Bagi daerah yang telah menerapkan sistem online, maka pengumpulan berkas secara digital kepada pihak provinsi.

Namun jika masih menggunakan cara offline, maka pengusul harus membawa berkasnya ke instansi terkait, untuk diteruskan secara manual ke kantor Kemenkop atau deputi yang bergerak di bidang Usaha Mikro.

Alur Pengajuan Bantuan

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, daftar bantuan UMKM telah mulai sejak tahun lalu. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Koperasi dan UKM (Permenkop UKM) Nomor 6, Tahun 2020.

Pemerintah terus melakukan evaluasi dan mengeluarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor 2, pada tahun 2021. Peraturan ini membahas tentang perubahan persyaratan, cara pendaftaran, dan besaran bantuan.

Setelah memenuhi persyaratan dan melengkapi berkas wajib, berikut merupakan tahapan dalam daftar bantuan UMKM.

  • Menyerahkan formulir pengusulan ke instansi terkait, yang membidangi koperasi serta usaha mikro, kecil dan menengah di tingkat kabupaten dan kota. Pada tahapan ini, pemerintah kabupaten akan melakukan pengecekan data. Jika ada identitas ganda, kesamaan nama, nomor induk, dan atau adanya duplikasi identitas dengan pengusul BPUM lainnya. Maka pemerintah kabupaten berhak mencabut usulan tersebut.
  • Keabsahan data dalam formulir menjadi tanggungjawab pengusul, beserta instansi terkait yang mengajukannya.
  • Usulan BPUM yang sebelumnya diserahkan kepada instansi di tingkat kabupaten dan kota, diajukan dan diproses ke tingkat provinsi.
  • Usulan yang diterima oleh pihak provinsi kemudian diteruskan ke pihak Kementrian khususnya ke Deputi penanggungjawab BUPM.
  • Pihak Kementrian di Deputi Penaggungjawab BUPM akan melakukan validasi data pengusul. Kendati screening telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten dan kota, namun tahapan validasi akhir tetap berada dalam kewenangan Kementerian pusat. Tujuannya untuk memastikan apakah si pengusul tengah menerima bantuan kredit lain atau tidak.
  • Tahap berikutnya adalah penentuan nama penerima bantuan, berdasarkan hasil akhir validasi.

Pencairan dana akan segera di lakukan langsung ke rekening pemohon atau melalui pihak penyalur, layaknya perbankan atau POS Indonesia.

Hal Penting dalam Pendaftaran Bantuan UMKM

Berikut merupakan catatan penting yang harus Anda perhatikan, sebelum melakukan daftar bantuan UMKM:

  • Pengusulan bantuan tidak hanya melalui situs web tertentu. Jika menggunakan sistem online, maka yang berhak mengumumkan tautannya adalah pemerintah daerah setempat. Jangan terkecoh dengan penipuan yang menawarkan pendaftaran bantaun melalui situs-situs bodong.
  • Pengusulan hanya melalui instansi-instansi yang telah ditunjuk oleh Kementerian Koperasi dan UMKM. Anda harus tetap berahti-hati dalam menyerahkan formulir dengan menghindari penggunaan bantuan pihak ketiga.
  • Rekening yang dituju untuk pencairan dana harus sesuai dengan data diri yang diisi dalam formulir terkait. Anda tidak boleh menggunakan rekening atas nama pihak ketiga, sebab beresiko memicu penipuan.
  • Sama seperti pengajuan bantuan lainnya, pendaftaran usulan untuk bantuan UMKM pun tidak dipungut biaya. Seluruh prosesnya gratis.
  • Jika Anda pernah melakukan usulan di tahun 2020, maka pada tahun ini harus melakukan pendaftaran kembali. Sebab data akan diinput ulang secara manual, dan bukan bersifat perpanjangan otomatis.

Itulah paparan mengenai pendaftaran bantuan tunai untuk UMKM. Daftar bantuan UMKM ini bersifat universal dan tidak terbatas. Anda tetap berhak menerima bantuan tiap tahunnya, walaupun telah melakukan pendaftaran di tahun sebelumnya.

Baca juga: Tabel KUR BRI 2021 & Cara Pengajuan Online

Sebelum melakukan usulan, pastikan telah memeriksa izin sah usaha, validasi identitas, kelengkapan persyaratan dan berkas. Jika semuanya telah lengkap, maka bisa permohonan Anda bisa langsung mendapatkan persetujuan dari pihak kementerian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts